Selamat datang di Blog Perkuliahan Resmi Muhammad Irfai Sohilauw..disini kawan-kawan bisa mendapatkan semua informasi mengenai perkuliahan...

Rabu, 16 Januari 2013

5 Tips Bagaimana Membuat Diri Sendiri Kembali Bersemangat Setelah Nilai Ujian Keluar


Nilai hasil ujian adalah sesuatu yang dinanti-nanti tetapi juga dikhawatirkan. Harap-harap cemas, penasaran sekaligus takut melihat hasilnya. Apa yang akan dilakukan jika nilai ujian keluar dan tidak sesuai dengan harapan? Berikut ada tips2 yang mungkin bisa berguna:

1. Nilai yang ada, tidak sama dengan potensi yang kamu miliki.
Sama seperti kata-kata tidak akan bisa 100% menjelaskan rasa, nilai tidak akan bisa memotret 100% potensi seseorang. Ada banyak faktor lain yang mempengaruhi. Mungkin terlalu menganggap remeh pelajaran sehingga belajarnya tidak maksimal, mungkin apa yang dipelajari tidak sama dengan yang diujikan. Sistem penilaian belum bisa memotret semua kemampuan seseorang. Nilai hanyalah salah satu bahasa sistem pendidikan, dan sifat dari bahasa adalah membatasi. Ingat cerita Edison yang keluar dari sekolah karena gurunya menganggap Edison anak bodoh, atau cerita Einstein yang diputuskan tidak naik kelas oleh gurunya. Guru atau nilai tidak akan bisa memotret 100% potensi seseorang. Siapa tahu kamu adalah the next Edison atau the next Einstein 

2. Bertanggung jawab terhadap hasil.
Apapun hasilnya, bertanggung jawablah. Jangan menimpakan kesalahan pada sesuatu yang lain. Bertanggung Jawab berarti berkata bahwa itu memang nilai saya, dan saya punya kemampuan untuk membuatnya tetap seperti itu, lebih buruk dari itu, ataupun lebih baik dari itu. Salah satu ciri dari seorang pemimpin adalah mengambil tanggung jawab. Bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang lain. Jangan menimpakan kegagalan nilai karena dosen, universitas tempat belajar, dll. Ingat bahwa orang sukses menentukan nasibnya sendiri, dan untuk bisa mampu menggambar masa depan yang cemerlang adalah dengan mengambil langkah pertama: bertanggung jawab terhadap kondisi saat ini.

3. It’s not what you’ll get, it’s what you’ll become
Berfokus pada nilai yang akan didapatkan, akan membuat kita melupakan sesuatu yang lebih penting: Manifestasi Diri. Mana yang lebih penting, mendapatkan nilai A pada sebuah pelajaran, atau menjadi pribadi yang berdisiplin? Mendapatkan nilai bagus pada sebuah mata kuliah, atau menjadi orang yang bisa belajar dengan cepat? Lulus di mata kuliah, atau menjadi orang yang mempunyai fighting spirit ketika mengalami kegagalan? Lebih penting Menjadi daripada Mendapatkan. Kita bisa kehilangan apa yang kita dapatkan, tetapi kita tidak akan pernah bisa kehilangan diri kita. Jadikan nilai, sistem pendidikan, dan permasalahan menjadi bagian untuk Menjadi.

4. It’s just a game
Selalu ingat bahwa semua ini hanyalah permainan. Ada dosen, ada quiz, ada ujian, ada peraturan. Ada waktu untuk berlatih soal-soal, ada waktu untuk belajar, ada waktu untuk berdiskusi. Sangat mirip dengan permainan basket dimana ada lawan, ada wasit, dilarang double dribble, ada coach, ada penonton yang mengintimidasi. Ketika seseorang bermain basket dan kemudian kalah, apakah dia akan berhenti bermain? No, because they know, it’s just a game. A game that you must play seriously and have fun doing it 

5. Tidak ada yang sia-sia
Salah seorang teman saya berkata bahwa buku yang diberikan oleh dosennya adalah buku “useless”. Memang di buku itu tidak ada step2 untuk mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen, tetapi itu karena itu bukan buku “How To” tetapi buku “Konsep”. Memang praktik bisa menghasilkan sesuatu yang nyata, tetapi konsep bisa adalah sesuatu yang bisa diterapkan di berbagai hal yang berbeda. Sama seperti aliran2 besar Martial Art, semuanya dimulai dari konsep/ide. Dan tidak pernah ada yang sia-sia. Teman saya yang lulusan Teknik Informatika tidak pernah lagi memprogram sejak dia lulus kuliah, karena dia bekerja di bidang Retail. Tetapi dia bercerita bahwa dia menerapkan konsep Stack dalam salah satu manajemen pergudangan di salah satu toko yang dia manage. Perkuliahan bukan hanya untuk belajar cara melakukan, tp lebih penting lagi belajar cara berpikir.

Semoga tips2 ini berguna :)


Lima Tipe Mahasiswa


JAKARTA -  Di akhir setiap semester kita biasanya akan melihat berapa nilai yang kita raih untuk setiap mata kuliah yang kita ambil pada semester tersebut. Tidak hanya kita, teman sekelas pun sering kali bertanya tentang nilai indeks prestasi kumulatif (IPK) yang kita raih, terkadang hanya sekadar ingin tahu, tetapi ada juga yang bertanya karena iri atau menyombongkan diri. 

Kebiasaan mempertanyakan nilai teman-teman sekelas sebenarnya terjadi tidak hanya ketika masa UAS berakhir. Sepanjang semester pun, kita kerap dihujani pertanyaan serupa dari teman-teman tentang nilai kuis atau UTS yang baru saja dibagikan. Coba deh, jika kita perhatikan, kebiasaan teman sekelas tentang nilai ini bisa dikategorikan ke dalam lima tipe seperti dirangkum Surviving College,Sabtu (22/12/2012). 

1. Puas
Tipe ini biasanya bahagia dengan nilai yang mereka dapatkan, tidak terlalu gembira atau bersemangat, tetapi cukup puas.  Kelompok mahasiswa ini mendapatkan nilai sesuai harapan. Jadi ketika kertas nilai dibagikan, mereka langsung  memasukkannya ke tas dan bergegas pulang dengan perasaan senang. Mahasiswa di kelompok ini juga tidak segan memberi selamat kepada teman-temannya tentang nilai yang mereka dapatkan. 

2. Terkejut 
Mahasiswa yang masuk kelompok ini biasanya terkejut dengan hasil yang mereka dapatkan. Mereka pun memberi selamat pada diri sendiri serta menjadi orang paling baik dan bahagia yang pernah kita temui. Kebahagiaan mereka memang bisa menjadi sedikit mengganggu. Mereka akan merayakan nilai bagus ini dengan sesama anggota kelompok lainnya dan menentramkan teman-temannya yang tidak puas dengan nilai mereka. 

3. Kecewa 
Mendapatkan nilai tidak cukup baik ketika merasa sudah menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk belajar tentu membuat kita kecewa. Inilah yang dirasakan kelompok mahasiswa kecewa. Mereka biasanya merasa telah mengerjakan ujian begitu baik, tapi ternyata nilai mereka lebih rendah dari harapan. Begitu mendapatkan nilai buruk, mereka langsung menyingkirkan kertas ujian dan sulit memberi selamat kepada para penerima nilai bagus. 

4. Tidak Puas 
Mahasiswa yang tidak puas biasanya akan sangat kecewa jika mereka hanya mendapatkan nilai 90. Mereka berpikir, seharusnya nilai yang diraih adalah 95. Jika mendapat 95, mereka seharusnya bisa mendapat nilai 100. Lalu, jika sudah mendapat nilai 100, mereka gugup tentang nilai pada ujian berikutnya. 

Beberapa mahasiswa di kelompok overachiever ini ada yang dengan tulus memberi selamat kepada mahasiswa lain yang mendapatkan nilai bagus. Sementara sebagian lainnya akan mencibir semua orang. Pada kenyataannya, si overachiever akan selalu tidak puas dengan nilai mereka, padahal secara keseluruhan mereka termasuk mahasiswa dengan nilai bagus di kampus. 

5. Pejuang 
Kelompok ini juga dikenal dengan nama pemburu nilai. Mahasiswa yang masuk dalam kategori ini akan mengejar dosen dan mulai mempertanyakan nilai. Mereka percaya bahwa mereka berhak atas nilai yang lebih tinggi dari yang sudah didapatkan. Anggota kelompok ini juga akan melalui semua proses formal untuk mendapat nilai baru atas hasil ujian mereka. Mahasiswa tipe ini selalu bicara tentang betapa tidak adilnya nilai yang mereka terima, atau tentang betapa sang dosen tidak mengajar dengan baik. (rfa)

Nilai "Ujian" bukan segalanya


Teringat masa-masa kroscek nilai saat setelah ujian (UAS pada saat itu) selesai. Lihat di kartu hasil studi mahasiswa lha kok alfabetnya bisa urut. Nah pada saat itu juga jadi langsung terpikirkan hal-hal yang mungkin tidak perlu dilakukan seperti : menggunjing dosen, mencari-cari kesalahan teman, melakukan maneuver-manuver yang pokoknya ga terima kalau lihat nilai yang ada di hasil studi tersebut tidak sesuai harapan kita. Nah pada saat itu sikapi dengan tenang dan jangan terpancing emosi, segera ke bagian kemahasiswaan atau dosen terkait yang mengajar mata kuliah tersebut. Lakukan kroscek nilai yang anda anggap itu tidak sesuai dengan hasil yang anda dapat sebelumnya.

Berbicara masalah nilai akhir, maka ini saya coba untuk memberikan sedikit ulasan tentang tafsir dari nilai-nilai yang biasanya ditulis dengan huruf.
Untuk persamaan alphabet dengan angka di dunia perkuliahan yang benar adalah sebagai berikut:
A= 4
B=3
C=2
D=1
E=0

Untuk dunia pendidikan dari Taman Kanak-Kanak sampai SMA/SMK untuk alphabet tersebut diberikan kesamaan atau grade dari masing-masing huruf alphabet tersebut.
A=Amat baik
B=Baik
C=Cukup
D=Kurang
E=Sangat Kurang
Nah supaya kita tidak terlalu sepaneng atau tegang pada saat dikeluarkannya nilai-nilai ujian maka akan coba saya berikan tips. Berikut adalah tafsir dan tipsnya jika melihat nilai yang telah disediakan saat setelah ujian (UTS/UAS/UAN)

A=Allah itu 'lebih MAHA' dari apa yang kita kira, jadi ketika mendapatkannya jangan menjadikan kita sombong.
B=Bersyukur dengan apa yang tlah dicapai, menerima hasil yang telah dicapai bukan berarti puas dengan hasil yang saat ini sudah didapat. Maksimalkan supaya menjadi A.
C=Cukup untuk saat ini, segera tingkatkan dan jangan putus asa.
D=Do'a saja tidak cukup kalau tanpa usaha, lakukan do’a disertai dengan usaha kemudian segera lakukan perbaikan
E=Enaknya memperbaiki secepatnya, tapi ingat jangan dengan emosi.Tetep kalem dan slowdown.]

Mudah-mudahan dapat memberikan kita motivasi dikemudian hari


Jumat, 11 Januari 2013

Daftar Nilai Akhir


NOMATA KULIAHJURUSANKELASNILAISTATUS
1Manajemen Dana BankManajemen
G
Download
2Manajemen Dana BankManajemen
I
Download
3Bank dan Lembaga Keuangan LainnyaAkuntansi
EKSEKUTIF
Download

Note :
  1. silahkan download sesuai kelas masing-masing (password hubungi dosen penanggung jawab MK atau ketua kelas)
  2. jika ada yang ingin ditanyakan atau keberatan terhadap nilai akhir, maka mahasiswa diberikan kesempatan untuk menghubungi dosen penanggung jawab MK maksimal tanggal 15 Januari 2013 sejak nilai akhir di publish.
  3. Nilai akan diserahkan ke BAK tanggal 17 Januari 2013, sehingga segala bentuk komplain / keberatan TIDAK DILAYANI.
----------------------------------------------------